Photobucket

Selasa, 31 Juli 2012

Yang Buat All New Picanto Laris Manis

Mobil ini menjadi primadona di segmen City Car



Dominasi KIA Mobil di pasar city car Indonesia terbilang cukup besar. Kebutuhan mobil kompak khususnya di kota dengan lalu lintas terpadat seperti Jakarta, mampu dijawab mereka dengan menghadirkan All New Picanto.

Memiliki harga terjangkau dengan tawaran fitur berlimpah menjadi daya tarik tersendiri di kelasnya. Meski tidak bisa dipungkiri All New Picanto yang hadir di Indonesia memiliki beberapa fitur yang dikurangi, tidak seperti pasar Eropa.

Fitur seperti sunroof, tombol Start/Stop, dan Electronic Stability Control dan begitu pula dengan tombol audio di setir.  Namun 'diet' fitur tak lantas All New Picanto yang dipasarkan di Indonesia sepi peminat. Mobil ini justru menjadi primadona di segmen City Car.
Konsep desain Tiger Nose yang diterapkan Peter Schreyer, Chief Designer Kia Motor Co., membuat Picanto terlihat begitu agresif dan berkarakter.

Tak heran begitu melihat tampilan pertama mobil ini, membuat Anda kesengsem. Headlamp dibuat melancip. Garis tegas di sekujur bodi dan lampu belakang makin lengkap dengan rajutan LED di Picanto generasi kedua ini.

Dari segi dimensi tubuhnya lebih bongsor dibanding sang pendahulu. Tepatnya lebih panjang 60 mm untuk bodi, dan melar 15 mm untuk wheelbase. Sedangkan lebar dan tingginya sama dengan Picanto lama. (Lebar 3.595 mm dan Tinggi 1.490 mm)

Perubahan dimensi membawa dampak positif. Kabinnya semakin lapang terutama untuk ruang kaki. Selain itu, wheelbase lebih panjang membuat lebih leluasa melakukan setting suspensi.

Daya tarik Picanto baru juga datang dari interior. Dasboard-nya menganut desain asimetris. Itu terlihat dari ventilasi AC penumpang depan yang lebih lebar dibanding milik pengemudi. Lingkar setir juga mengadopsi model 2 spoke ala mobil balap.

Dari segi handling mobil cukup lincah, ayunan supensi yang empuk membuat kenyamanan tidak terganggu ketika melewati jalanan yang rusak sekalipun. All New Picanto juga mudah dikendalikan di berbagai kondisi mengemudi, baik saat macet, maupun ketika dipacu dalam kecepatan tinggi.

All New Picanto dibekali mesin 1.248 cc dengan tenaga maksimum 87 dk di 6.000 rpm dan torsi 120 Nm di 4.000 rpm. Dukungan teknologi dual katup variabel – Dual CVVT - sukses membuat mesin memproduksi tenaga yang besar.

Mesin itu dikawinkan dengan 4-percepatan otomatis yang dilengkapi Eco mode. Sebuah fitur yang memandu pengemudi untuk bisa berkendara dengan efisiensi BBM terbaik. Caranya cukup melihat layar MID yang terletak di lingkup penal instrumen. Jika lampu menyala hijau, itu artinya cara berkendara sudah sesuai alias mencapai efisiensi bahan bakar.

Dengan bodi lebih bongsor nan menawan dan mesin lebih besar, Picanto makin memantapkan posisi sebagai salah satu mobil city car paling laris di Tanah Air.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang semester pertama 2012, All New Picanto berhasil terjual 4.043 unit. Tercatat pada bulan lalu, mobil ini terserap pasar sebanyak 710 unit. Adapun penjualan tertinggi terjadi pada bulan Maret yakni 798 unit.

Dengan torehan itu, mobil yang dibenderol Rp131,5 untuk versi Manual dan Rp145,5 versi otomotis menduduk peringkat kedua di pasar city car nasional atau di bawah Nissan March.

Di kelasnya, All New Picanto bertarung dengan Daihatsu Sirion, Suzuki Splash, Nissan March, dan Chevrolet Spark.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar